Bakesbangpol Kabupaten Lamongan memonitor pelaksanaan Operasi Pengawasan Lalu Lintas Ternak di perbatasan Lamongan-Gresik, tepatnya di perbatasan Desa Balongpanggang dan Kecamatan Mantup, pada Kamis (21/5). Operasi ini digelar untuk memastikan kesehatan hewan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 H/Tahun 2026.
Operasi yang dipimpin oleh Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lamongan, Shofiah Nurhayati, ini menyasar para penjual dan pembeli hewan ternak dari Pasar Hewan Balongpanggang, Kabupaten Gresik. Tim gabungan melakukan pemeriksaan fisik ternak, pendataan peternak, penyemprotan desinfektan kepada ternak yang melintas, serta pemberian desinfektan gratis.
Selama operasi, terjaring 20 ekor hewan ternak yang melintas menggunakan 11 kendaraan. Rinciannya: 13 ekor sapi, 6 ekor kambing, dan 1 ekor domba. Seluruh ternak berasal dari Pasar Balongpanggang Gresik dengan tujuan sejumlah desa di Lamongan dan Kabupaten Jombang. Tujuan pengiriman meliputi Desa Moronyamplung dan Kembangbahu Kecamatan Kembangbahu, Desa Made Kecamatan Lamongan, Desa Nogojatisari dan Gempolmanis Kecamatan Sambeng, Desa Sukobendu Kecamatan Mantup, serta Kabupaten Jombang. Secara keseluruhan, hewan ternak dalam kondisi sehat.
Selain pengawasan lalu lintas ternak, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan juga telah melakukan survei titik penyerahan dan penyembelihan hewan kurban Bantuan Nasional dari Presiden RI. Lokasi berada di Masjid Annahdziyin Dusun Beludsarirejo, Desa Mojosari, Kecamatan Mantup. Survei meliputi kesiapan dan kebersihan lokasi penyembelihan.
Pengawasan lalu lintas ternak lintas kabupaten ini dinilai penting untuk menjamin standar kesehatan hewan yang diperjualbelikan saat masa kurban. “Kegiatan ini bertujuan agar pengawasan dan pemantauan kesehatan ternak lintas wilayah Lamongan-Gresik bisa terjamin. Sehingga hewan yang beredar layak untuk dijadikan hewan kurban saat Idul Adha 1447 H dan layak konsumsi masyarakat,” demikian keterangan dari Bagus Eko Setiawan, staf Bakesbangpol yang memantau kegiatan.
