Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Lamongan melakukan monitoring terhadap kegiatan kemasyarakatan yang digelar oleh Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PD NA) Lamongan. Mengangkat tema "Gaya Hidup Halal dari Konsumsi hingga Keuangan Sehari-hari", acara ini berlangsung di Kantor PD Muhammadiyah Lamongan pada Minggu (12/4).
Kegiatan yang dikemas dalam bingkai Halalbihalal ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Lamongan, Dirham Akbar Aksara. Dalam kesempatan tersebut, Dirham menyampaikan apresiasi atas kontribusi nyata Nasyiatul Aisyiyah dan Aisyiyah dalam mendukung program-program Pemerintah Kabupaten, khususnya di sektor pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.
"Optimalisasi peran perempuan adalah kunci utama dalam membentuk keluarga yang kuat dan daerah yang layak anak. Kami berharap kolaborasi ini terus berlanjut, terutama dalam penanganan stunting dan pembangunan SDM melalui program seperti Sekolah Orang Tua Hebat," ungkap Wabup Dirham.
Ketua PD NA Lamongan, Arika Karim, menekankan bahwa di tengah modernisasi, Nasyiatul Aisyiyah berkomitmen menjadi pilar penguat bagi keluarga muda. Senada dengan hal tersebut, Wakil Ketua PD Muhammadiyah Lamongan, Mulyono AR, mengingatkan agar organisasi otonom Muhammadiyah selalu peka terhadap isu nasional maupun global guna memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Sebagai inti acara, peserta mendapatkan paparan mendalam dari dosen Ekonomi Islam Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA), Farokhah Muzayinatun N. Materi difokuskan pada penerapan gaya hidup halal yang tidak hanya terbatas pada produk konsumsi, tetapi juga mencakup pengelolaan keuangan keluarga yang sehat.
Wawasan ini dinilai sangat relevan bagi para kader perempuan untuk menyikapi tantangan ekonomi dan inflasi global saat ini. Bakesbangpol Lamongan mencatat bahwa kegiatan ini berjalan dengan aman dan lancar, serta menjadi sarana penguatan jejaring organisasi yang positif di wilayah Kabupaten Lamongan.
Kegiatan ini merupakan bentuk aktivitas ormas yang sehat, di mana selain mempererat silaturahmi internal, juga memberikan edukasi yang berkontribusi pada stabilitas ekonomi mikro di tingkat keluarga. Sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi otonom keagamaan seperti ini menjadi pondasi penting dalam menjaga kondusifitas sosial di Lamongan.