Pemerintah Kabupaten Lamongan menyelenggarakan Apel Pengambilan Sumpah/Janji Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Lingkungan Pemkab Lamongan Tahun 2026. Sebanyak 564 CPNS secara resmi menjadi PNS setelah mengangkat sumpah dalam prosesi yang digelar di halaman Kantor Bupati Lamongan pada Kamis (2/4).
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, yang memimpin langsung pengambilan sumpah tersebut, menekankan bahwa status sebagai PNS merupakan amanah besar yang menuntut integritas tinggi. Di tengah tantangan digitalisasi dan ekspektasi publik yang meningkat, ASN Lamongan dituntut untuk terus berinovasi.
"Sumpah yang saudara ucapkan adalah janji kepada Tuhan Yang Maha Esa dan kepada masyarakat. Integritas dan profesionalisme harus menjadi napas dalam setiap pelayanan yang saudara berikan," tegas Bupati Yes.
Bupati Yes menekankan bahwa para PNS baru ini harus memegang teguh Core Values ASN BerAKHLAK. Selain aspek moral, para pegawai juga diingatkan untuk tidak berhenti belajar. Dirinya mendorong agar ratusan PNS ini terus meningkatkan kompetensi dan kapasitas diri agar mampu beradaptasi dengan perubahan zaman. Hal ini penting agar birokrasi tidak hanya berjalan sebagai rutinitas, tetapi mampu memberikan solusi nyata atas permasalahan yang dihadapi masyarakat Lamongan.
Peserta yang diambil sumpahnya terdiri dari berbagai formasi, mulai dari tenaga kesehatan, tenaga pendidik, hingga tenaga teknis di berbagai OPD. Sinergi antar-lini ini diharapkan mampu mempercepat realisasi visi pembangunan Kabupaten Lamongan yang inklusif dan berkelanjutan. Di lingkungan Bakesbangpol Lamongan sendiri, ada 4 orang yang resmi menjadi PNS.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) secara simbolis. Dengan resminya status 564 pegawai ini, birokrasi Lamongan diharapkan semakin solid dan responsif dalam menghadapi dinamika kebutuhan masyarakat di tahun 2026.