Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi menghadiri Rapat Paripurna Penyampaian Rekomendasi DPRD atas LKPJ (Laporan Keterangan Pertanggungjawaban) Kepala Daerah Tahun Anggaran 2025 di Ruang Rapat Paripurna DPRD, Senin (27/4). Agenda ini merupakan bagian dari evaluasi rutin kinerja pemerintahan daerah.
Dalam rapat tersebut, DPRD melalui perwakilan Panitia Khusus (Pansus) I hingga IV yang disampaikan oleh Fatoni, memberikan sejumlah catatan penting yang mencakup berbagai sektor, mulai dari pelayanan publik, ekonomi, hingga pengelolaan lingkungan. DPRD mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan untuk melakukan percepatan dalam hal inovasi pelayanan dan digitalisasi sistem pemerintahan guna meningkatkan efisiensi.
Selain aspek digitalisasi, peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di setiap perangkat daerah juga menjadi sorotan utama. Sektor ekonomi didorong untuk lebih inklusif dan berkelanjutan dengan mengoptimalkan potensi unggulan daerah. Di bidang infrastruktur, legislatif menekankan pentingnya pembangunan yang terintegrasi, khususnya dalam pengelolaan sampah yang lebih ramah lingkungan serta penguatan mitigasi bencana.
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Pak Yes menyatakan apresiasinya dan menegaskan bahwa rekomendasi dari legislatif adalah mitra strategis dalam pembangunan. Pak Yes memastikan bahwa poin-poin tersebut akan diintegrasikan ke dalam rencana kerja pemerintah selanjutnya.
“Seluruh rekomendasi akan menjadi bahan evaluasi dan acuan dalam penyusunan kebijakan ke depan,” tegasnya.
Senada dengan hal tersebut, pihak pemerintah daerah berkomitmen untuk terus bersinergi dengan DPRD demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik. Harapannya, saran-saran tersebut dapat diimplementasikan dengan baik “guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, transparan, dan akuntabel,” sebagaimana tertuang dalam semangat evaluasi LKPJ tersebut.
Dengan adanya sinergi antara pihak eksekutif dan legislatif, Pemkab Lamongan optimistis dapat terus meningkatkan standar pelayanan dan kinerja pembangunan bagi seluruh masyarakat.