Pemerintah Kabupaten Lamongan mendorong Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) menjadi ruang kolaborasi dan pengembangan kapasitas generasi muda dalam mendukung pembangunan daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat menghadiri pelantikan DPD KNPI Lamongan periode 2026–2029 beserta Pengurus Kecamatan (PK) KNPI se-Kabupaten Lamongan di Pendopo Lokatantra, Rabu (7/10).
Bupati yang akrab disapa Pak Yes tersebut berharap KNPI tidak hanya menjadi organisasi kepemudaan, tetapi juga wadah pembelajaran, pengembangan potensi, dan penguatan kepemimpinan generasi muda. Pemerintah daerah, lanjutnya, berkomitmen mendukung perkembangan KNPI sebagai mitra dalam mendorong partisipasi pemuda dalam pembangunan.
Salah satu bentuk dukungan tersebut adalah penyediaan Gedung KNPI sebagai ruang bagi pemuda untuk mengembangkan kreativitas dan menyelenggarakan kegiatan kepemudaan. Pemkab Lamongan juga mendorong keterlibatan pemuda dalam program prioritas daerah, seperti Young Entrepreneur Success, Lamongan Nyantri, dan Lamongan Generasi Emas.
Wakil Menteri Koperasi RI Farida Faricha turut menekankan pentingnya peran pemuda dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan keberlanjutan pembangunan daerah. Menurutnya, KNPI dapat menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan kepemimpinan, memperluas jejaring, dan membangun kolaborasi.
Sementara itu, Anggota Komisi VI DPR RI sekaligus Pembina KNPI Lamongan Ahmad Labib mengingatkan pentingnya kemampuan pemuda beradaptasi dengan perkembangan zaman, terutama digitalisasi. Kesiapan menghadapi perubahan tersebut menjadi salah satu aspek penting dalam mempersiapkan generasi muda menyongsong Indonesia Emas 2045.
Ketua DPD KNPI Lamongan periode 2026–2029 Imam Fadeli menyatakan komitmennya menjadikan KNPI sebagai wadah bersama bagi pemuda Lamongan untuk bersatu, berkarya, dan berkolaborasi. Ia menyampaikan bahwa saat ini terdapat 15 organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP) aktif dan kepengurusan KNPI telah terbentuk di 27 kecamatan.
Pelantikan tersebut dilaksanakan berdasarkan hasil Musyawarah DPD KNPI Lamongan pada 23 September 2026 dan keputusan DPD KNPI Provinsi Jawa Timur. Kepengurusan periode baru diharapkan dapat memperkuat kontribusi pemuda dalam pembangunan serta mendorong lahirnya generasi yang mandiri, berintegritas, dan berdaya saing.




