Persatuan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Lamongan melakukan silaturahmi dan dialog bersama Polres Lamongan, Kamis (27/8). Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Kapolres Lamongan tersebut membahas sejumlah dinamika yang dihadapi pemerintah desa sekaligus memperkuat komunikasi dan koordinasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Lamongan.
Ketua DPD PKDI Lamongan Try Deasy Kusmaning Ayu menyampaikan sejumlah isu yang menjadi perhatian pemerintah desa. Di antaranya munculnya kembali pihak atau lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang mempertanyakan persoalan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tahun sebelumnya, pemotongan anggaran dana desa, perkembangan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) tahun 2027, serta aktivitas sejumlah LSM dan pihak yang mengatasnamakan wartawan yang dinilai dapat mengganggu penyelenggaraan pemerintahan desa.
Menanggapi berbagai persoalan tersebut, Kapolres Lamongan AKBP Adhytiawarman Gautama Putra menekankan pentingnya sinergi, komunikasi, dan kerja sama antara kepolisian dengan pemerintah desa. Komunikasi yang baik dinilai diperlukan agar berbagai dinamika di lapangan dapat diketahui dan ditangani sejak dini sesuai dengan kewenangan masing-masing.
Kapolres juga mengimbau pemerintah desa untuk memanfaatkan sarana pendukung keamanan, antara lain dengan memasang kamera pengawas (CCTV) di kantor desa maupun sejumlah lokasi strategis. Selain berfungsi sebagai upaya pencegahan, keberadaan CCTV dapat membantu kepolisian dalam mendukung penanganan apabila terjadi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Dalam dialog tersebut, pemerintah desa juga diingatkan untuk segera menyampaikan informasi apabila menemukan kondisi yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Untuk kondisi darurat atau ketika membutuhkan kehadiran kepolisian, masyarakat dan pemerintah desa dapat menghubungi layanan Call Center Polisi 110.
Silaturahmi dan dialog tersebut menjadi bagian dari penguatan hubungan antara PKDI Lamongan dan Polres Lamongan dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan hingga tingkat desa. Koordinasi yang berkelanjutan diharapkan dapat membantu membangun komunikasi yang responsif dalam menghadapi berbagai dinamika sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Lamongan.





