Polres Lamongan menggelar rapat koordinasi pengamanan (Rakor PAM) pertandingan Pegadaian Championship Liga 2 musim 2026/2027 antara Persiba dan Persela, Kamis (17/9). Pertandingan yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (19/9) tersebut merupakan laga kandang Persiba yang menggunakan Stadion Surajaya Lamongan sebagai markas sementara selama Stadion Batakan menjalani renovasi.
Rakor berlangsung di Ruang Tatag Trawang Tungga Bag Ops Polres Lamongan dan dipimpin Kabag Ops Polres Lamongan Kompol Budi Santoso. Kegiatan melibatkan unsur Polres Lamongan, Kodim 0812/Lamongan, panitia pelaksana, Club Security Officer (CSO), serta pengelola Stadion Surajaya untuk membahas kesiapan pengamanan dan kelancaran pertandingan.
Dalam pemaparannya, perwakilan SSO Persiba menyampaikan bahwa pengamanan internal akan didukung 110 personel steward. Pemeriksaan penonton dilakukan melalui dua tahap, yaitu pemeriksaan tiket atau barcode di ring 2 dan body checking pada setiap pintu masuk. Sebanyak enam gate utama disiapkan untuk akses penonton, dengan seluruh gate dibuka saat proses kepulangan.
Pertandingan akan menggunakan sistem penjualan tiket secara daring melalui sistem tiket milik Persiba, tanpa penjualan resmi di stadion. Laga dijadwalkan dimulai pukul 19.00 WIB dengan open gate pada pukul 17.30 WIB. Sejumlah aspek teknis turut dibahas, termasuk pengaturan arus kepulangan, pengelolaan parkir, kelengkapan administrasi, serta penanganan area bekas bangunan di ring 1 stadion.
Rakor juga menghasilkan sejumlah penekanan, meliputi pengaturan penyekatan di setiap gate, pengamanan pagar oleh unsur gabungan, pemeriksaan barang bawaan, sterilisasi antar ring, serta antisipasi gangguan listrik dengan menyiagakan operator genset. Koordinasi lintas unsur tersebut dilakukan untuk mendukung keamanan, kelancaran pertandingan, dan kondusivitas wilayah Kabupaten Lamongan.





