Menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengukuhkan 76 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Lamongan Tahun 2026 di Pendopo Lokatantra, Sabtu (15/8). Pengukuhan tersebut menandai kesiapan putra-putri terbaik Lamongan untuk menjalankan tugas pada rangkaian upacara peringatan HUT ke-81 RI.
Sebanyak 76 anggota Paskibraka terpilih dari 30 SMA, SMK, MA, dan SRMA di Kabupaten Lamongan. Mereka terdiri atas 70 anggota pasukan inti yang tergabung dalam pasukan delapan, tujuh belas, dan empat puluh lima, serta enam anggota pasukan cadangan. Para anggota akan bertugas dalam pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih pada 17 Agustus mendatang.
Sebelum dikukuhkan, para anggota telah melalui rangkaian seleksi sejak Maret 2026. Mereka kemudian mengikuti masa karantina serta pembinaan fisik, mental, dan kedisiplinan yang dilaksanakan oleh tim pelatih dari unsur TNI/Polri serta tim pamong dari Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) Kabupaten Lamongan dan Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Lamongan di bawah pembinaan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Lamongan.
Bupati Yes menyampaikan apresiasi atas kesungguhan para anggota selama menjalani proses seleksi, pembinaan, dan pelatihan. Ia berpesan agar seluruh anggota menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta menjadikan pengalaman selama pembinaan sebagai bekal untuk terus berprestasi dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
"Paskibraka merupakan simbol generasi muda yang memiliki karakter, kedisiplinan, semangat kebangsaan, dan rasa cinta tanah air. Karena itu nilai-nilai kedisiplinan, gotong royong, persatuan dan nasionalisme yang telah diperoleh selama latihan saya harapkan dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Jalankan tugas dengan sebaik-baiknya, tunjukkan bahwa kalian adalah generasi yang tangguh, berkarakter, berprestasi, dan memiliki semangat untuk terus mengabdi kepada bangsa dan negara," pesannya.




