Pemerintah Kabupaten Lamongan mengapresiasi kontribusi delapan perguruan tinggi dalam pelaksanaan KKN Megilan 2026. Melalui KKN Megilan Expo 2026 di Pendopo Lokatantra, Rabu (5/8), para mahasiswa memamerkan berbagai inovasi dan teknologi tepat guna yang lahir dari kolaborasi bersama masyarakat untuk menjawab persoalan di daerah.
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengatakan, pelaksanaan KKN tahun ini menunjukkan hasil yang nyata dan tidak sekadar menjadi kegiatan akademik. Menurutnya, kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat harus mampu memberikan manfaat sekaligus melahirkan solusi yang dapat mendukung pembangunan daerah.
"Setelah dipaparkan tadi ya luar biasa, memang ada yang tidak terpikirkan selama ini. Setidaknya telah menjadi karya-karya, yang itu nanti merupakan satu inspirasi bahwa dari sesuatu yang sebelumnya tidak ada atau sesuatu yang sudah ada bisa menjadi produk-produk, menjadi satu kebiasaan masyarakat, menjadi suatu inovasi yang baru, yang apabila itu di maintenance, di create yang baik, akan menjadi satu karya yang luar biasa yang berguna bagi kami dan masyarakat," kata Pak Yes.
Sejumlah inovasi yang dipamerkan antara lain pemanfaatan lubang resapan biopori untuk pengelolaan limbah organik dan konservasi air oleh mahasiswa UNAIR dan UNISLA, pemanfaatan ekstrak daun pandan sebagai bahan cairan pencuci piring oleh mahasiswa UMLA, serta pengolahan minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi oleh mahasiswa UB. Inovasi lainnya meliputi pembakaran sampah menggunakan teknologi rocket stove dari UM, komposter dari UPN Veteran Jawa Timur, serta pengembangan pelayanan publik dan niaga berbasis kecerdasan buatan oleh mahasiswa UINSA Surabaya.
Salah satu inovasi yang mendapat perhatian adalah pengembangan biopori untuk mendukung konservasi air, khususnya di wilayah rawan kekeringan seperti Kecamatan Sarirejo. Pak Yes pun meminta Bapperida untuk mengembangkan inovasi biopori tersebut agar dapat dimanfaatkan dalam skala yang lebih luas.
"Saya memandang perlu biopori. Untuk itu saya minta nanti ada Gerakan Biopori dalam waktu dekat. Bapperida supaya didesain kegiatan apakah itu sejuta biopori, atau 100.000 biopori, atau minimal 1000 biopori. Nanti kita akan melaksanakan serentak yang bisa dikerjakan bersama-sama, kita menyiapkan bioporinya, alatnya, nanti pelaksanaannya bisa para adik-adik mahasiswa ataupun dari universitas yang bersangkutan, bisa kita fokuskan di kecamatan yang Sarirejo yang hari ini banyak kekurangan air," ujar Pak Yes.
Pelaksanaan KKN Megilan Expo 2026 ini melibatkan 3.215 mahasiswa dari delapan perguruan tinggi, yakni Universitas Islam Lamongan, Universitas Darul 'Ulum Lamongan, Universitas Brawijaya, Universitas Airlangga, UIN Sunan Ampel Surabaya, UPN Veteran Jawa Timur, Universitas Negeri Malang, dan Universitas Muhammadiyah Lamongan. Kegiatan yang berlangsung Juni hingga Agustus tersebut tersebar di seluruh kecamatan di Kabupaten Lamongan dan diarahkan untuk mendukung 15 program prioritas pembangunan daerah.
Rektor UNISLA Abdul Ghofur menilai kolaborasi tersebut merupakan bentuk nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, program KKN perlu terus diselaraskan dengan kebutuhan pembangunan agar inovasi mahasiswa dapat memberikan dampak langsung dan berkelanjutan.
Melalui KKN Megilan Expo 2026, diharapkan sinergi Pemkab Lamongan dengan perguruan tinggi semakin kuat. KKN tidak hanya menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman di lapangan, tetapi juga menjadi wadah menghadirkan inovasi, meningkatkan kepekaan sosial, serta menghasilkan solusi yang mendukung pembangunan Lamongan secara inklusif dan berkelanjutan.




