Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) membuka Educational Visit dan Academic Collaboration Program Tahun 2026 dengan tema “Fostering Global Academic Synergy, Research Innovation, and Cross-Cultural Learning”, Senin (3/8) di Aula Budi Utomo UMLA. Program tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat jejaring akademik internasional sekaligus memperkenalkan potensi pendidikan dan budaya Lamongan ke tingkat global.
Kegiatan yang diikuti sekitar 150 peserta tersebut melibatkan enam mahasiswa asing dari Universiti Antarbangsa MAIWP, Malaysia. Program berlangsung selama dua hari, 3–4 Agustus 2026, sebagai ruang pertukaran informasi, pengetahuan, dan pengalaman akademik antarmahasiswa.
Rektor UMLA Abdul Aziz Alimul Hidayat mengatakan program tersebut menjadi kesempatan bagi UMLA untuk memperluas jejaring internasional sekaligus memperkenalkan budaya Lamongan kepada mahasiswa dari negara lain.
“Kegiatan ini ditujukan sebagai bentuk upaya kita untuk memajukan dan mempromosikan Kampus UMLA dan budaya yang kita miliki di Lamongan agar bisa dikenal di kancah internasional,” ujarnya.
Menurutnya, kehadiran mahasiswa asing juga menjadi peluang untuk membangun pertukaran ilmu pengetahuan dan pengalaman yang dapat memberikan manfaat bagi pengembangan keilmuan. Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh mahasiswa dan civitas akademika UMLA.
“Kami harapkan dengan adanya kegiatan ini bisa kita maksimalkan dengan baik sebagai sarana pertukaran informasi dan ilmu pengetahuan yang berguna bagi keilmuan kita bersama,” lanjutnya.
Kehadiran mahasiswa asing di Lamongan juga menjadi ruang untuk memperkenalkan keragaman budaya daerah. Melalui interaksi lintas negara, mahasiswa dapat mengenal secara langsung tradisi, seni, dan kehidupan masyarakat Lamongan sekaligus membangun pemahaman terhadap keberagaman budaya.
Bagi Kabupaten Lamongan, kolaborasi akademik internasional dapat menjadi salah satu bentuk diplomasi budaya di tingkat daerah. Interaksi antara mahasiswa lokal dan mahasiswa asing tidak hanya membuka peluang kerja sama di bidang pendidikan dan penelitian, tetapi juga membangun jejaring masyarakat yang saling mengenal dan menghargai perbedaan.
Melalui kegiatan tersebut, UMLA diharapkan terus memperluas kerja sama dengan perguruan tinggi dan mitra internasional, sekaligus menjadikan Lamongan sebagai ruang pembelajaran yang terbuka terhadap perkembangan global tanpa meninggalkan karakter dan budaya lokal.




