Dalam rangkaian kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129, Satgas TMMD bersama Pemerintah Kabupaten Lamongan menggelar Sosialisasi Wawasan Kebangsaan serta Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Acara yang berlangsung di Balai Desa Tlemang ini dihadiri oleh 60 peserta yang didominasi oleh generasi muda, Sabtu (18/7).
Kegiatan non-fisik TMMD ini menghadirkan empat narasumber di bidangnya untuk memberikan pembekalan komprehensif, mulai dari hukum, kesehatan, bela negara, hingga sejarah bangsa.
Sesi pertama dibuka oleh Ipda Sunaryo dari Polres Lamongan, yang memaparkan materi krusial mengenai jenis-jenis narkoba serta sanksi pidana berat yang mengintai para pelaku penyalahgunaan maupun pengedar. Langkah preventif hukum ini dinilai penting untuk membentengi desa dari jerat hukum narkotika sejak dini.
Tak hanya dari sisi hukum, dampak buruk narkoba terhadap tubuh juga dikupas tuntas oleh dr. Yany Khairurakhmawati dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Lamongan. Tidak sekadar memaparkan teori, dr. Yany mengajak audiens untuk mempraktekkan langsung cara menanggulangi bahaya ketergantungan narkoba.
Keterampilan ini diharapkan mampu melatih mental generasi muda agar berani berkata "tidak" pada narkoba.
Memasuki materi wawasan kebangsaan, Moh. Miftachul Ulum dari Forum Kader Bela Negara (FKBN) Lamongan menyoroti tantangan zaman now. Ia menjelaskan pentingnya aksi bela negara di era digital. Ia menekankan bahwa bela negara saat ini tidak lagi angkat senjata, melainkan bagaimana bijak bersosial media, menyaring informasi, memerangi hoax, dan memanfaatkan teknologi untuk kemajuan bangsa.
Sebagai penutup, Ahmad Hikam dari Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) Lamongan mengajak seluruh peserta menapaki lorong waktu melalui pemaparan Sejarah Pancasila. Hikam mengingatkan kembali perjuangan para pendiri bangsa dalam merumuskan dasar negara, dengan tujuan membangkitkan kembali rasa nasionalisme dan menjaga keutuhan NKRI di dada para pemuda.
Sosialisasi yang diikuti oleh 60 pemuda dan mahasiswa ini berjalan lancar. Melalui program TMMD ke-129 ini, diharapkan para pemuda Desa Tlemang dapat menjadi benteng dalam mewujudkan desa yang tangguh, sehat tanpa narkoba, dan memiliki rasa cinta tanah air yang tinggi.




