Pemerintah Kabupaten Lamongan memberikan dukungan kepada keluarga anak buah kapal (ABK) Kapal Motor Nelayan (KMN) Entok yang hingga kini masih dalam proses pencarian. Dukungan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat bersilaturahmi dengan keluarga korban di Labuhan, Kecamatan Brondong, Rabu (22/7).
KMN Entok diketahui berangkat melaut pada 3 Juni dan hingga saat ini belum ditemukan. Proses pencarian masih terus dilakukan oleh tim gabungan melalui penyisiran di sejumlah wilayah perairan, mulai dari Sulawesi, Madura, hingga Kepulauan Kangean.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyerahkan bantuan kepada 18 keluarga korban sebagai bentuk kepedulian sekaligus untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari. Bantuan tersebut merupakan hasil kolaborasi Dinas Sosial, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), dan Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Kabupaten Lamongan dalam bentuk paket sembako serta bantuan uang tunai.
“Pemerintah Kabupaten Lamongan turut prihatin atas kejadian hilang kontak ABK KMN Entok. Semoga bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari. Upaya pencarian terus dilakukan. Kita semua berharap para korban dapat segera ditemukan,” tutur Bupati yang akrab disapa Pak Yes.
Selain penyaluran bantuan, Pemerintah Kabupaten Lamongan memastikan keberlanjutan perlindungan sosial bagi keluarga nelayan melalui perluasan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Hingga saat ini, program tersebut telah menjangkau sekitar 24 ribu nelayan di Kabupaten Lamongan sebagai upaya memberikan perlindungan terhadap risiko kerja. Pemerintah Kabupaten Lamongan juga menyiapkan dukungan pendidikan melalui Program Beasiswa Perintis bagi anak-anak keluarga korban agar proses belajar mereka tetap dapat berlanjut.
Pada kesempatan yang sama, Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang masih terlibat dalam proses pencarian korban. Mewakili keluarga korban, Ketua Rukun Nelayan Blimbing, Nur Wahid, menyampaikan terima kasih atas perhatian yang diberikan Pemerintah Kabupaten Lamongan serta berharap pendampingan kepada keluarga korban, baik melalui bantuan sosial, perlindungan sosial, maupun dukungan pendidikan, dapat terus berlanjut seiring dengan koordinasi berbagai pihak dalam upaya pencarian.




