Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Lamongan menerima audiensi Dewan Perwakilan Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) dan Badan Eksekutif Mahasiswa Joko Tingkir pada Selasa (2/6) di Ruang Kominda Bakesbangpol Kabupaten Lamongan.
Dalam audiensi, Fillah selaku Ketua DPM UMLA menyampaikan rencana pelaksanaan Sekolah Legislatif bagi mahasiswa. Kegiatan dijadwalkan pada 5 Juni 2026 dengan peserta sekitar 30 mahasiswa. Tujuannya adalah meningkatkan kesadaran politik mahasiswa di lingkungan UMLA.
Kepala Bakesbangpol Kabupaten Lamongan Johny Indrianto menyambut baik inisiatif tersebut. Menurutnya, kegiatan ini memberikan wawasan politik yang positif bagi mahasiswa dan menjadi pondasi penguatan generasi muda di era modern, termasuk dalam menyikapi situasi geopolitik dunia yang berdampak pada tatanan politik nasional.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan-kegiatan positif oleh rekan-rekan mahasiswa, termasuk dari BEM Joko Tingkir, karena ini merupakan bentuk koordinasi serta kolaborasi nyata dari pemerintah kepada masyarakat demi kepentingan bersama,” ujarnya.
Perwakilan BEM Joko Tingkir Ahmad Farid Susanto kemudian menyampaikan undangan kepada pimpinan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Lamongan untuk menghadiri Latihan Peningkatan Keterampilan Manajemen Mahasiswa Tingkat Menengah yang akan digelar pada 19 sampai 21 Juni 2026 di UMLA. Saat ini, pihaknya juga berkoordinasi dengan Wakil Bupati Lamongan dan Kapolres Lamongan untuk mengisi sebagai pemateri.
Kegiatan ini menjadi ruang koordinasi lintas sektoral untuk menyaring aspirasi generasi muda dan memberikan wadah peran mahasiswa di Kabupaten Lamongan sebagai penjaga nilai dan penggerak perubahan.
